Red Hat baru saja merilis Red Hat Enterprise Linux AI (RHEL AI), sebuah solusi AI berbasis Linux yang kini tersedia secara umum. Solusi ini dirancang untuk memberikan alat AI yang lebih terjangkau dan efisien bagi perusahaan, terutama dalam pengembangan aplikasi AI generatif.
Mengapa RHEL AI Penting?
AI semakin menjadi bagian integral dari teknologi modern dan diperkirakan akan menjadi kekuatan pendorong utama di masa depan. Namun, sejauh ini belum ada distribusi Linux yang secara khusus mendukung pengembangan dan penggunaan model AI generatif. Red Hat menjawab kebutuhan ini dengan merilis RHEL AI, yang menggabungkan Linux dengan alat-alat khusus AI.
Apa Itu Red Hat Enterprise Linux AI?
RHEL AI adalah versi khusus dari Red Hat Enterprise Linux yang dilengkapi dengan model bahasa terbuka bernama Granite, yang dirancang untuk mendukung pengembangan aplikasi AI di lingkungan perusahaan. Model Granite ini didistribusikan di bawah lisensi Apache-2.0, yang berarti dapat digunakan dan dimodifikasi secara bebas oleh penggunanya.
Distro ini juga dilengkapi dengan InstructLab, alat yang membantu menyelaraskan model AI untuk berbagai kebutuhan bisnis. Dengan mengoptimalkan penggunaan di server individu maupun di cloud hybrid, RHEL AI menawarkan solusi fleksibel yang bisa diadopsi oleh berbagai jenis perusahaan.
Keunggulan dan Manfaat RHEL AI
RHEL AI hadir sebagai bootable image yang mencakup Red Hat Enterprise Linux dan berbagai library AI populer seperti PyTorch. Distro ini juga dioptimalkan untuk berjalan pada perangkat keras dari produsen terkemuka seperti NVIDIA, Intel, dan AMD, memastikan performa AI yang optimal.
Solusi ini dirancang untuk mengatasi tantangan dalam penerapan AI generatif, seperti biaya pelatihan model yang bisa mencapai ratusan juta dolar. Dengan menawarkan platform yang lebih terjangkau, RHEL AI membantu perusahaan untuk lebih mudah mengintegrasikan AI dalam operasi mereka tanpa mengeluarkan biaya besar.
Selain itu, RHEL AI didukung oleh model langganan Red Hat yang sudah mapan, termasuk dukungan 24/7, pemeliharaan siklus hidup yang diperpanjang, dan jaminan hukum melalui Open Source Assurance dari Red Hat.
Ketersediaan RHEL AI
Mulai 5 September, RHEL AI dapat diakses melalui Red Hat Customer Portal untuk penggunaan di lokasi perusahaan atau melalui opsi “bring your own subscription” (BYOS) di Amazon Web Services dan IBM Cloud. Red Hat juga berencana memperluas opsi BYOS ini ke Azure dan Google Cloud pada kuartal keempat tahun 2024, dengan rencana untuk memperluas kemitraan cloud dan OEM lebih lanjut di masa mendatang.
Dengan peluncuran RHEL AI, Red Hat berharap dapat mempercepat adopsi AI di perusahaan dengan menawarkan solusi yang lebih efisien dan hemat biaya, membuka peluang baru bagi bisnis untuk memanfaatkan kekuatan AI generatif.




